Thursday, September 15, 2016

Hadiah Rp 2,6 Miliar bagi Pembobol Android 7.0 Nougat




Google menggelar sayembara berburu celah keamanan di sistem operasi Android terbarunya, 7.0 Nougat. Google menyediakan hadiah uang tunai senilai 200.000 dollar AS (sekitar Rp 2,6 miliar) bagi pemenang utama.

Inisiatif tersebut dicetuskan Google melalui kampanye Project Zero Security Contest yang diumumkan pada Rabu (14/9/2016) lalu.

"Tujuan kontes ini untuk mencari celah keamanan atau rantai bug yang bisa membuka kode eksekusi secara remote di berbagai perangkat Android, dengan hanya mengetahui nomor ponsel dan alamat e-mail," ujar perwakilan Google, Natalie Silvanovich.

Dikutip KompasTekno dari blog Google, Kamis (15/9/2016), untuk memenangkan kompetisi tersebut, Google meminta peretas membobol Android 7.0 Nougat hanya dengan menggunakan SMS atau e-mail.

Sistem operasi tersebut dipasang di dua perangkat Google Nexus, yakni Nexus 6P (buatan Huawei) dan Nexus 5X (buatan LG). Akan lebih baik lagi jika peretas membobol perangkat berbasis Nougat lain.





IHSG Berpeluang Menguat

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi naik secara teknikal pada perdagangan saham Kamis pekan ini usai alami penurunan tajam.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan IHSG masih masuk fase konsolidasi. Hal itu lantaran minimnya sentimen, dan aliran dana investor asing yang keluar dari pasar modal Indonesia.

"IHSG menguji level support 5.089 dan target resistance IHSG di kisaran 5.276 yang perlu digapai untuk memperkuat laju penguatan IHSG," ujar William dalam ulasannya, Kamis (15/9/2016).

Ia menuturkan, momentum koreksi masih merupakan peluang akumulasi beli. IHSG pun berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan Kamis pekan ini.



Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko menuturkan aksi beli saham kapitalisasi besar dan lapis kedua diharapkan dapat mendorong IHSG kembali menguat di atas level 5.000.
Ia pun merekomendasikan akumulasi bila terjadi perubahan arah untuk menguat dalam jangka pendek di kisaran 5.230-5.330.

"IHSG akan bergerak di kisaran support 5.120-5.060-4.980 dan resistance 5.200-5.270-5.330-5.410," ujar dia.

Rekomendasi Saham

Yuganur merekomendasikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan pelaku pasar. Saham-saham itu antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Sentul City Tbk (BKSL).

Sedangkan William memilih saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Rekomendasi Teknikal

Yuganur memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) untuk dicermati pelaku pasar. Secara teknikal pola perbaikan dalam jangka pendek dan menengah membuatnya menarik untuk diakumulasi melihat kinerja keuangan pada 2016-2017. Hal ini dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp 11.050-Rp 11.350.

Ia merekomendasikan masuk saham PT Bank Mandiri Tbk di level pertama Rp 10.575, level kedua Rp 10.475, dan cut loss point Rp 10.275

Mobil Otonomos Uber Sudah Siap Melayani Penumpang



Langkah Uber untuk menghadirkan layanan ride-sharing berbasis kendaraan otonomos (tanpa sopir) kian serius. Setelah melakukan uji coba di kota Pittsburgh, Uber akhirnya resmi menghadirkan layanan mobil otonomos di sana.

Tahap ini merupakan langkah besar bagi Uber untuk ke depannya. Sebab, uji coba dalam kondisi nyata penting demi mendukung kesuksesan teknolog ini. Uber pun tak segan mengajak penggunanya di kota Pittsburgh untuk mulai menggunakan layanan anyar ini.

Meski mengusung konsep otonomos, bukan berarti mobil ini tak memakai jasa manusia sama sekali. Uber tetap menyertakan safety engineer di kursi depan untuk memastikan kelancaran perjalanan.

"Teknologi (otonomos, red.) ini masih terlalu awal. Maka dari itu layanan ini menyertakan safety engineer yang duduk di kursi depan sebab membutuhkan intervensi untuk berbagai kondisi, termasuk cuaca buruk," kata CEO Uber Travis Kalanick dikutip dari laman blog-nya


Karena itu, ia percaya meski kendala teknologi sudah diselesaikan, ride sharing tetap merupakan layanan yang menggabungkan manusia dan kendaraan otonomos. Hal itu disebabkan keterbatasan software mobil otonomos dan makin tingginya kebutuhan transportasi yang lebih baik, bisa diselesaikan dengan kendaraan yang dijalankan manusia.

Hanya ia tak menampik teknologi bisa menciptakan kesempatan kerja baru sekaligus menghilangkan yang sudah ada. Oleh sebab itu, meski layanan ini tak langsung memakai manusia sebagai pengendara, di sisi lain kebutuhan akan teknisi mobil otonomos akan lebih besar. Terlebih, layanan Uber ini dijalankan selama 24 jam sehari.

Uber sendiri terus bekerja sama dengan pihak-pihak lain untuk mewujudkan rencananya. Setelah mengakusisi Otto, Uber juga menjalin kemitraan dengan mitra pengemudi dan produsen mobil seperti Volvo.

Sarana Investasi yang Menarik di Tengah Program Tax Amnesty



Beberapa instrumen investasi bakal menjadi menarik pada tahun ini. Selain dipengaruhi penerapan program tax amnesty atau pengampunan pajak, instrumen itu menarik karena dipengaruhi oleh sentimen dari global.

Executive Vice President Head of Wealth Management & Customer Segments Commonwealth Bank, Ivan Jaya mengatakan, jika Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) batal menaikan suku bunga maka obligasi dapat dijadikan koleksi investasi.

"Apabila The Fed tidak menaikan suku bunga membuka ruang Bank Indonesia menurunkan suku bunga, obligasi menarik," 

Penerapan program tax amnesty membuat pasar modal menjadi menarik. Itu tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus melesat beberapa waktu terakhir. 

Ivan mengatakan, reksa dana saham juga bisa menjadi pilihan menarik untuk saat ini.

"Pasar saham masih ada potensi menguat terutama PE ratio untuk ke depan bisa dibilang akan lebih atraktif. Kita lihat potensi penguatan pasar saham, beberapa analis memperkirakan ke level 5.700 ada 5.900. Dengan koreksi sekarang saat tepat mempunyai sedikit alokasi di reksa dana saham," jelas dia.

Tentu saja, hal tersebut menimbang profil risiko masing-masing orang. Dia menyarankan untuk yang orang dengan profil risiko rendah sebaiknya memilih instrumen lain.

"Kami sarankan nasabah memiliki porsi untuk dua instrumen tersebut. Tapi tergantung profil risiko nasabah. Kalau moderat kami sarankan alokasi agak berbeda ke profil risiko tinggi," jelas dia.

Terkait tax amnesty, dia mengatakan sangat menarik bagi masyarakat. Dari nasabah yang dia temui mayoritas ingin ikut program pengampunan pajak tersebut.

"Kalau dari nasabah mereka mostly sekitar 80-90 persen yang kami temui ingin memanfaatkan momen ini. Karena ini saya rasa momen sekali saja. Saya rasa banyak nasabah ingin memanfaatkan dari segi deklarasi, repatriasi untuk mengelola kekayaan yang ada," tandas dia

PLN Hemat Rp 5,84 Miliar per Tahun, Beli listrik Tenaga Matahari



PT PLN (Persero) membeli listrik dari dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Dengan pembelian ini, PLN mampu menghemat Rp 5,84 miliar per tahun. ‎Selain itu, pembelian listrik dari PLTS tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara Machnizon Masri mengatakan, PLN telah melakukan dua perjanjian pembelian energi listrik berbasis mata hari dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Perjanjian pertama dilakukan antara PLN dengan PT Global Karya Mandiri untuk pembangunan PLTS 1 Megawatt peak (MWp) Atambua. Kedua, perjanjian dengan PT Indo Solusi Utama untuk pembangunan pembangkit listrik swasta (IPP) PLTS 2 x 1 MWp Ende-Ropa-Maumere.



"Kerja sama jual beli listrik ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2013 yang memberikan penugasan kepada PLN untuk membeli listrik dari PLTS tersebut," kata Machnizon, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (15/9/2016).



Proyek PLTS Atambua berlokasi di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu. Sementara PLTS Ende-Ropa-Maumere berlokasi di dua tempat yaitu Desa Popanda, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende dan Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

Pekerjaan pembangunan PLTS Atambua dan PLTS Ende - Ropa - Maumere hingga mampu beroperasi secara komersial (Commercial Operating Date/COD) ditargetkan maksimal 18 bulan sejak penandatanganan perjanjian pembelian energi listrik.

PLTS Atambua dan PLTS Ende-Ropa-Maumere saat beroperasi optimal mampu menghasilkan energi listrik sebesar 4.152.500 kWh per tahun atau sebanding dengan 1.162.700 liter solar per tahun. Dengan harga solar Rp 5.019 maka dapat menghemat sebesar Rp 5,84 miliar per tahun. Listrik yang dihasilkan PLTS Atambua dan PLTS Ende –Ropa-Maumere akan disalurkan melalui jaringan distribusi 20 kilo Volt (kV).

Machnizon melanjutkan, dengan perkembangan beban listrik di Indonesia khususnya di NTT sangat cepat dan pertumbuhan investasi di NTT juga cukup tinggi. Untuk itu diharapkan dua PLTS tersebut segera selesai dan bisa segera dimanfaatkan untuk menambah pasokan sistem kelistrikan di NTT.

Penambahan pasokan listrik tentu bisa menjadi katalisator pembangunan ekonomi di NTT, selain itu pemanfaatan tenaga surya juga merupakan bukti komitmen PLN dan para pemangku kepentingan dalam rangka pengurangan emisi dan peningkatan energi baru terbarukan.



“Untuk itu kami sangat berharap komitmen PT Global Karya Mandiri dan PT Indo Solusi Utama untuk langkah-langkah ke depan dan kemajuan proyek ini dapat terlaksana sesuai rencana dan ada hasil," tutup Machnizon.

Hotel dan Penginapan Paling Romantis di Asia



Jakarta Traveling adalah hal yang sangat menyenangkan, apalagi jika momen liburan dihabiskan bersama pasangan tercinta. Tentu saja Anda akan lebih memilih untuk mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur romantis. Berbagai objek wisata atau restoran romantis kerap menjadi pilihan.

Namun jangan lupa, Anda juga perlu memperhatikan pilihan tempat untuk menginap yang sesuai, agar perjalanan dengan pasangan akan semakin romantis. Seperti yang dilansir dari Asiaone pada Kamis (15/09/2016), berikut 6 hotel paling romantis di Asia.



1. Komandoo Maldives Island Resort, Komandoo, Maldives.


Hotel ini terletak di sebuah pulau yang subur, dan dikelilingi oleh rumah karang yang menghadap langsung ke laut. Jika Anda menginap disini Anda akan mendapat fasilitas seperti wifi gratis, mini bar, brankas, dan mesin pembuat kopi serta teh. Tak hanya itu hotel ini juga menyediakan dua bar, dua restoran, makan malam berdua di pantai dan juga spa alami.

2.Baros Maldives, Baros Island, Maldives

Hotel ini memiliki lantai dan langit-langit yang terbuat dari kayu jati. Fasilitas seperti televisi layar datar, wifi gratis, iPod dock, dan dvd lengkap tersedia. Tak hanya itu, jika Anda menginap di sini Anda dapat mendapat wilayah pribadi, kamar mandi terbuka, dan shower air hujan yang berada di luar. Beberapa diantaranya juga memiliki taman tropis pribadi.


3. The Kayon Resort, Ubud, Bali Indonesia

Terletak di antara hutan tropis di tepi Sungan Petanu, hotel ini menampilkan perabotan yang serba putih, dan langit-langit kamar yang terbuat dari bambu. Semua unit memiliki teras atau balkon.

4. Oriental Central Hotel, Hanoi, Vietnam

Terletak di daerah kota tua dan 13 menit berjalan dari Danay Hoan Kiem, hotel ini memiliki lantai kayu yang ringan dan dilengkapi dengan wifi gratis dan brankas di dalam kamar, wifi gratis, dan televisi layar datar. Pada unit tertentu terdapat meja serta mesin pembuat kopi dan teh. Jika Anda menginap di hotel ini kita akan mendapat pemandangan kota, bunga, dan buah.

5. Kandolhu Island, North Ari Atoll, Maldives

Terletak strategis di Kepulauan Maladewa, Kandolhu Island Resort adalah tempat yang luar biasa untuk menelusuri kota yang aktif ini. Hotel ini menyediakan penyimpanan bagasi, televisi layar datar, wifi gratis , kolam pribadi, kamar bebas asap rokok hanyalah beberapa dari fasilitas yang dapat Anda nikmati. Hotel ini juga menawarkan fasilitas fantastis, termasuk pusat kebugaran, sauna, menyelam, memancing, spa, untuk membantu Anda bersantai.

6. Viceroy Bali, Ubud, Indonesia
Terletak di sebuah desa yang indah, hotel ini memberikan pemandangan ke arah lembah, dan memiliki fasilitas seperti saung untuk bersantai, kamar mandi marmer, wifi gratis, mini bar, kolam renang indoor, dan kolam renang pribadi. Hotel ini juga menyediakan restoran mewah, lounge, spa, gym, dan perpustakaan. Sebuah heli-pad juga tersedia di hotel ini.

Tuesday, August 30, 2016

Siapa Saja yang Boleh Tak Ikut Tax Amnesty?



Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Pajak Nomor Per-11/PJ/2016 tentang Pengaturan Lebih Lanjut Mengenai Pelaksanaan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Dalam aturan ini mengatur siapa saja yang diperbolehkan tidak ikut tax amnesty.

Aturan turunan ini diteken Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi pada 29 Agustus 2016. Terdiri dari 4 Bab dan 6 Pasal. Dikutip dari Perdirjen Nomor 11 Tahun 2016, di Jakarta, Selasa (30/8/2016), di Bab I Pasal I diatur Wajib Pajak (WP) yang bisa tidak mengikuti tax amnesty.

Ayat (2), disebutkan orang pribadi seperti petani, nelayan, pensiunan, tenaga kerja Indonesia atau subjek pajak warisan yang belum terbagi yang jumlah penghasilannya di tahun pajak terakhir di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dapat tidak menggunakan haknya mengikuti tax amnesty.

Untuk diketahui, plafon atau batasan PTKP saat ini adalah Rp 4,5 juta per bulan atau Rp 54 juta setahun.

Subjek pajak lain yang dibolehkan tidak mengikuti tax amnesty tertuang pada ayat (3). Yakni Warga Negara indonesia (WNI) yang tidak bertempat tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan tidak mempunyai penghasilan dari Indonesia merupakan Subjek Pajak Luar Negeri dan dapat tidak mengikuti tax amnesty.

"WP tersebut tidak berlaku Pasal 18 ayat (2) UU Nomor 11 tentang Pengampunan Pajak," bunyi ayat (4) Perdirjen Nomor 16 tahun 2016.

Itu artinya, pengenaan sanksi administrasi berupa denda sebesar 200 persen dari Pajak Penghasilan yang tidak atau kurang bayar sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (2) tidak berlaku bagi WP yang diperbolehkan tidak ikut tax amnesty, seperti pensiunan, nelayan, petani dan TKI dengan penghasilan di bawah PTKP.

Sementara untuk objek pajak yang bukan merupakan objek pengampunan pajak, antara lain :

Ayat (2) harta warisan apabila diterima oleh ahli waris yang tidak memiliki penghasilan atau memiliki penghasilan di bawah PTKP. Serta harta warisan yang sudah dilaporkan dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan pewaris.

Ayat (3) harta hibahan juga bukan objek pengampunan pajak dengan ketentuan yang sama dengan harta warisan. Namun di ayat (4) jika ahli waris dan penerima hibah menggunakan haknya untuk menyampaikan harta waris dan harta hibahan dalam Surat Pernyataan di tax amnesty, maka tidak bisa diterapkan ketentuan Pasal 18 UU Nomor 11 tentang tax amnesty.

"Bagi WP yang tidak ikut tax amnesty di atas bisa menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh atau membetulkan SPT PPh," bunyi Bab II, Pasal 3 Ayat (1) Perdirjen Nomor 11 Tahun 2016.

Terhadap harta yang diperoleh dari penghasilan yang telah dikenakan PPh atau harta yang diperoleh dari penghasilan yang bukan objek PPh dan belum dilaporkan dalam SPT berlaku dua ketentuan. Jika sudah dilaporkan, WP dapat melakukan pembetulan SPT tapi jika belum, WP dapat melaporkan harta di SPT.

"Apabila WP yang boleh tidak mengikuti tax amnesty ditemukan data atau informasi atas harta oleh Dirjen Pajak sejak 1 Januari 1985 sampai 31 Desember 2015 yang belum dilaporkan SPT, maka pasal 18 ayat 2 UU Nomor 11 berlaku," tegas ayat (3) ini.




Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi mengeluarkan Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Nomor 11 yang akan menjadi panduan teknis pelaksanaan program pengampunan pajak (tax amnesty) secara lebih rinci. Aturan tersebut untuk menjawab keresahan masyarakat atas segala bentuk pertanyaan tax amnesty.

"Jadi Perdirjen ini untuk mengatasi keluhan masyarakat, misalnya termasuk yang pensiunan, penghasilan hanya dari satu sumber, soal harga wajar, dan lainnya," kata Ken di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Ken mengatakan, keresahan di kalangan masyarakat muncul bukan lantaran tidak paham dengan tax amnesty. DJP, sambungnya selalu dianggap menekan rakyat menengah ke bawah untuk ikut tax amnesty.

"Itu (keresahan) bukan karena mereka tidak paham, tapi karena animo masyarakat tinggi dan ternyata DJP disegani. Banyak yang takut juga. Masyarakat sadar berbangsa dan bernegara, mereka ingin gotong royong," ucap Ken.

Di tempat terpisah, Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo mengaku pemerintah sudah menggelar sosialisasi kepada seluruh golongan masyarakat baik WP besar sampai kelas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Baik kalangan pensiunan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan lainnya, termasuk peranan helpdesk maupun Account Representatif pajak. Namun masih banyak pertanyaan dari mereka mengenai pelaksanaan atau tata cara tax amnesty.

"Bu Menteri (Sri Mulyani) sudah minta DJP menjawab semua pertanyaan untuk mengeluarkan peraturan. Semua pertanyaan dijelaskan, misalnya nilai wajar seperti apa, harta yang dilaporkan seperti apa, jadi semua gamblang. Wajib Pajak tahu bagaimana cara mengisi Surat Pernyataan Harta (SPH)," terangnya.



Antisipasi pertanyaan berulang muncul lagi, Mardiasmo bilang akan membuat edaran dengan pertanyaan-pertanyaan tertentu dan jawaban yang sesuai. "Sehingga tiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP) satu dengan yang lain sama jawabannya," tandas Mardiasmo.