Thursday, December 22, 2016

Fenomena Om Telolet Om 'Mewabah' ke Google Play Store

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Jakarta,  Om Telolet Om marak dibicarakan netizen hari ini di media sosial. Tak hanya orang biasa, pesohor dunia pun membicarakan fenomena Om Telolet Om ini.

Melihat fenomena ini sebagai peluang emas, sejumlah pengembang aplikasi dan gim mobile lokal mengambil langkah strategis dengan meluncurkan aplikasi.

Pantauan  Rabu (21/12/2106) menunjukkan beberapa aplikasi dan gim mobile dengan embel-embel Om Telolet Om atau Telolet 'mewabah' ke Google Play Store. Tentunya aplikasi dan gim itu dapat kamu unduh secara cuma-cuma.

Salah satu aplikasi dengan embel-embel Om Telolet Om adalah gim berjudul IDBS Bus Simulator buatan IDBS Studio. Mengusung genre simulasi, di gim ini kamu akan mengendalikan beberapa pilihan bus yang beroperasi di Indonesia.
Dengan tombol virtual yang disediakan, kamu dapat mengendarai bus itu sekaligus membunyikan klakson berbunyi 'telolet'.


Beberapa judul aplikasi lainnya yang terinspirasi oleh fenomena Om Telolet Om adalah Klakson Telolet, Bus Pandawa 87 telolet gemes, Bismania Telolet Ringtone Pro, Klakson Telolet Full Musik, Telollet Horn, dan masih banyak lagi.
Om Telolet Om sebetulnya sudah cukup ramai di media sosial Indonesia. Ini merupakan seruan anak-anak di pinggiran jalan yang berteriak meminta pengemudi bus untuk membunyikan klakson yang berbunyi 'telolet'.

(Ysl/Why)


Sumber - liputan6.com

rhd - rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Wednesday, December 21, 2016

Uang Rupiah Baru Dinilai Mirip Yuan, Ini Kata Pengusaha



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Jakarta,  Penerbitan mata uang Rupiah baru dengan gambar pahlawan menjadi viral di dunia maya. ‎Netizen ramai membicarakan desain dan warna uang rupiah baru yang mirip dengan mata uang China, yuan. Hal ini mendapat tanggapan dari pengusaha.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani menilai, uang rupiah baru saat ini sudah memiliki ciri khas Indonesia. Menunjukkan keberagaman adat istiadat, budaya negara ini, termasuk menghargai jasa pahlawan dengan memasukkan gambar pahlawan dalam desain rupiah baru.

"‎Jadi tidak mirip Yuan. Semua negara punya desain beda-beda, warna warni, jadi di pas-pasin saja lah. Desain saya rasa sudah mempresentasikan bhineka tunggal ika, karena ada background daerahnya, ada gambar pahlawan, jadi semua sudah ter-capture," jelas dia di kantor pajak, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Kehadiran uang rupiah baru, Rosan mengharapkan, menjadi momentum untuk lebih memberdayagunakan mata uang ‎Garuda. "Jadi kita harus bangga, apalagi diharapkan dengan rupiah baru proteksi uang lebih tinggi. Pemalsuan jadi lebih susah," tutur Rosan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, kehadiran uang rupiah baru cukup penting saat ini karena kebutuhan masyarakat terhadap uang. "Penting sih, karena sudah waktunya uang lama ditarik‎ dan diganti yang baru," ucapnya.

Dia justru mengomentari rencana penyederhanaan nominal rupiah atau redenominasi yang cukup baik. Namun pelaksanaannya harus menunggu momentum yang tepat, mengingat saat ini bukan waktu yang tepat untuk redenominasi.

"Tahun depan juga belum tepat untuk redenominasi, karena biar ekonomi stabil dulu, kalau masih rentan kan masih dinamis, belum siap. Khawatirnya malah menimbulkan inflasi, bisa jadi kacau karena biasanya orang Indonesia sukaa terlalu reaktif malah jadi spekulasi. Jadi cari waktu yang tepat untuk redenominasi," ujar Hariyadi.


Sumber - liputan6.com
rhd - rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Tuesday, December 20, 2016

Sistem Pengaman Uang Rupiah Baru Salah Satu yang Terbaik di Dunia

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Jakarta,  Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, uang rupiah baru yang dirilis BI masuk uang teraman di dunia.

BI sendiri baru meluncurkan 11 uang baru yang terdiri 7 uang kertas dan 4 uang logam.

"Sebetulnya pengamanan kita salah satu terbaik di dunia," kata dia di sela peluncuran uang baru di Gedung BI Jakarta, Senin (19/12/2016).

Agus menerangkan, uang rupiah baru yang dikeluarkan paling tidak memiliki 9-12 tipe pengaman. Dia mengatakan, untuk pengaman tersebut ada yang bisa diketahui oleh masyarakat awam namun ada pula yang hanya bisa diketahui spesialis.

"Pengaman uang kertas baik uang kertas Rp 100 ribu sampai Rp 1.000 itu antara 9-12 pengaman yang ada dan pengaman itu yang diketahui masyarakat luas ataupun diketahui spesialis tentu akan sosialisasi mengenai pengaman-pengamannya," jelas dia.

Dia mengatakan, salah satu peningkatan keamanannya antara lain ialah dari segi warna dan ultraviolet.

"Peningkatan pengamanannya di 5 unsur mulai dari warna, ultraviolet sampai rectoverso. Ada 5 hal yang ditingkatkan pengamanannya di uang emisi 2016," jelas dia.

Agus mengatakan, mulai hari ini uang baru ini disebar di seluruh wilayah Indonesia. "Mulai hari ini, kantor perwakilan BI 33 provinsi sudah mulai melakukan penerimaan penukaran uang kami lakukan pengedaran melalui perbankan," tandas dia.



Sumber - liputan6.com

rhd - rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Monday, December 19, 2016

Pertama dalam Sejarah RI, Uang Rupiah Baru Rilis Serentak

 PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Jakarta,    baru pada Senin (19/12/2016). Pecahan uang rupiah baru ini dikeluarkan secara serentak.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pengeluaran uang baru ini merupakan momen spesial bagi Indonesia. Lantaran baru kali ini BI mengeluarkan pecahan baru secara serentak.

"Pengeluran pengedaran momen spesial, pertama kalinya dilakukan serentak sejak Indonesia merdeka," kata dia saat peluncuran uang baru di Gedung BI, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Dia mengatakan, pengeluaran uang baru ini ditujukan sebagai upaya mewujudkan mata uang yang bermartabat dan berdaulat.

Terlebih, rupiah ialah simbol kedaulatan negara. "Rupiah adalah simbol kedaulatan negara yang dihormati," ujar dia.

Dia mengatakan, dengan adanya uang

aru ini maka uang yang sebelumnya tetap berlaku. Asal, ujar dia, uang itu tidak ditarik peredarannya oleh BI. Lantaran Pasalnya, pemerintah memberikan restu penggunaan gambar pahlawan pada uang rupiah tersebut.

"Kami mengaturkan terimakasih pada Presiden atas persetujuan pemerintah gambar pahlawan nasional pada uang baru," ujar dia.



Sumber - liputan6.com

rhd - rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


Thursday, December 15, 2016

Peringatkan Donald Trump, Ini Ancaman Orang Terkaya China




PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Jakarta,  Orang terkaya China memberi peringatan keras untuk presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump jika dia dicegah membeli perusahaan di AS, maka itu akan berisiko bagi ribuan pekerja Amerika Serikat.

Miliarder real estate dan pemilik raksasa hiburan Dalian Wanda Group, Wang Jianlin membuat serangkaian akuisisi berkelas di Hollywood dalam beberapa tahun terakhir. Ia menuturkan ingin berinvestasi lebih banyak di AS, seperti dilansir money.cnn, yang ditulis Rabu (14/12/2016).

Namun perkembangannya telah membuat  beberapa anggota parlemen AS terkesima dan mendorong pemerintah melakukan pengawasan ketat terkait penawaran Wang tersebut.

Pada sebuah acara di Beijing selama akhir pekan, Wang mengabaikan keprihatinan Kongres AS tersebut dan mengatakan menyerahkan kasusnya langsung ke presiden terpilih.
"Saya bertemu dengan ketua Motion Picture Association of America, ia mengatakan akan bertemu Mr Trump segera dan bertanya apakah memiliki pesan yang saya kirim," kata Wang.

Wang menyebutkan, dirinya telah menginvestasikan dana sebesar US$ 10 miliar bersama dengan 20 ribu pekerja di Amerika Serikat. Ada sebanyak 20 ribu pekerja kemungkinan akan kehilangan pekerjaannya jika ada hal yang tidak beres.

Koleksi bisnis hiburan Wang yang berkembang di AS termasuk AMC Theaters (yang mengambil alih Carmike Cinemas (CKEC)), studio film Legendary Entertainment, dan baru-baru ini ada kesepakatan membeli Dick Clark Productions, produk yang menghasilkan Golden Globes dan penghargaan lainnya.

Kepada CNNMoney pada September lalu Wang juga berkata ia masih ingin membeli salah satu studio di Hollywood "Big Six", termasuk 20th Century Fox (dimiliki oleh Rupert Murdoch 21st Century Fox (FOX)) dan Warner Bros (dimiliki oleh CNN Time Warner (TWX)).

Dirinya juga merasa keberatan jika keputusan hanya berasal dari satu pandangan di Kongres, dan bukan berasal dari banyak orang.

"Saya pikir kita harus menunggu sampai Mr Trump mengambil sikapnya terhadap perusahaan hiburan Cina," ujar dia.

Wang menuturkan, Trump "perlu memahami" bahwa film-film Hollywood mengandalkan pasar Cina untuk pertumbuhannya.

Posisi Donald Trump pada investasi China di AS tidak jelas. Retorika kampanye difokuskan khusus pada perdagangan barang yang diproduksi antara dua ekonomi terbesar di dunia, dan menuduh China mengambil para pekerja Amerika dengan tidak bermain sesuai aturan.

Presiden terpilih ini pun mengancam dengan menyatakan label Beijing sebagai manipulator mata uang dan telah mengambil tarif sebanyak 45 persen dari produk China yang masuk ke AS, hingga hal ini akan meningkatkan risiko perang dagang.

Akan tetapi, para ahli mengatakan ada kekhawatiran yang lebih mendesak yaitu pembatasan China pada investasi asing, termasuk di media dan bidang hiburan, serta kebijakan yang cenderung mendukung perusahaan-perusahaan domestik.

Bahkan sebelum pelantikannya bulan depan, Trump sudah membuat hubungan kerja antara Washington dan Beijing menegang dengan mempertanyakan pendekatan lama pemerintah AS melalui topik yang sensitif di Taiwan.


Sumber - liputan6.com
rhd - rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


Tuesday, December 13, 2016

‎Rupiah Makin Perkasa di Perbatasan



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Jakarta,   "Mau kembalian pakai rupiah atau ringgit?" kata Stefanus (36) saat melayani pembeli di salah satu wilayah pertokoan di Badau.
Pertanyaan seperti itu memang sering terdengar di Badau. Wilayah yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat ini memang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Tak heran, lembaran ringgit dan rupiah sering ada di laci-laci almari dagangan mereka.
Bahkan beberapa masyarakat Badau dan sekitarnya lebih sering bertransaksi menggunakan ringgit daripada rupiah. Alasannya sederhana, kebutuhan sehari-hari mereka banyak dipasok dari Malaysia dan kondisi fisik ringgit lebih layak dibandingkan rupiah.
"Karena dekat dengan Malaysia, jadi terkadang kalau mau beli pakai rupiah itu uangnya lusuh sekali, banyak coret-coret, jadi rasanya malu kalau menggunakannya, beda dengan ringgit Malaysia,‎" ucap Stefanus ketika berbincang dengan di Badau yang ditulis, Minggu (11/12/2016).
Hal ini yang menjadi alasan Bank Indonesia untuk menggencarkan penggunaan rupiah di wilayah itu. Melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, pihaknya terus meningkatkan layanan penukaran uang atau kas keliling di wilayah perbatasan, salah satunya di Badau.
Tak mudah memang menuju Badau. Dengan kondisi akses yang belum semuanya beraspal, ditambah banyaknya lumpur di jalanan saat musim hujan, tidak cukup waktu satu kali jalan untuk sampai di Badau dari Pontianak.
Sesekali berhenti dan menderek mobil akibat terperosok di lumpur, menyebrangi Sungai Kapuas menggunakan tongkang, membelah hutan sawit, menjadi hal biasa yang dilakukan para petugas kas keliling dari Bank Indonesia.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat Dwi Suslamanto menjelaskan jauhnya Badau dari pusat kota Pontianak menjadikan peredaran rupiah di wilayah itu tidak layak.
"Daerah ini kan jauh, ada sekitar 18-20 jam dari pusat kota Pontianak, otomatis sudah kami tebak kualitas uangnya tidak sebagus daerah di perkotaan," kata Dwi.
Tak hanya mengandalkan kas keliling, Bank Indonesia juga bekerjasama dengan Bank Kalimantan Barat (Kalbar) dalam menyelenggarakan Kas Titipan. Dengan program ini maka Bank Indonesia bisa menitipkan sejumlah rupiah yang layak edar untuk bisa didistribusikan ke masyarakat.
Selain Badau, tahun ini Bank Indonesia KPW Pontianak juga telah menyelenggarakan 13‎ kas keliling di 13 lokasi yang berbeda dengan jumlah yang sudah diedarkan mencapai Rp 29 miliar.
Dwi menjelaskan program kas keliling ini setiap tahun akan terus ditingkatkan. Rencananya pada 2017 akan ada 15 kali kas keliling dimana beberapa diantaranya akan dilaksanakan di daerah baru yang sebelumnya belum pernah dijangkau. Daerah itu salah satunya di Nanga Tayab yang berada di Kabupaten Ketapang.
"Tahun depan kami akan sasar daerah-daerah yang tidak tersentuh dengan alat transportasi biasa. Kami akan gunakan perahu atau motor yang ada gerobaknya di belakang," jelas Dwi.
Sementara itu, Kepala Cabang Pembantu Bank Kalbar unit Badau‎, Anwar, mengapresiasi upaya Bank Indonesia untuk terus memfasilitasi warga perbatasan yang ada di Kalbar dalam mendapatkan haknya bertransaksi menggunakan rupiah yang layak.
Dengan semakin seringnya Bank Indonesia hadir di wilayah perbatasan baik yang langsung atau melalui Bank Kalbar mampu mengembalikan kejayaan rupiah di tanah Indonesia.
"Di sini tempat penukaran resmi hanya ada satu, BRI, kebanyakan masyarakat menukarkan uangnya ya saat berbelanja di pasar-pasar," tambahnya.

Demi terus memperkuat penggunaan rupiah di perbatasan, Bank Indonesia akan terus meningkatkan sosialisasi ciri-ciri keaslian Rupiah dan Undang-Undang Mata Uang Rupiah. Sosialisasi ini dilakukan dengan menggandeng beberapa komunitas mahasiswa di Kalbar.‎ (Yas/Gdn)

Sumber - liputan6.com

rhd - rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Friday, December 9, 2016

Mendag Ingin Transaksi Ekspor Impor Tak Bergantung Dolar

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Jakarta,  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan, mata uang dolar Amerika Serikat (AS) bukanlah satu-satunya acuan bagi Indonesia.

 Pasalnya, transaksi perdagangan Indonesia tidak hanya mengacu pada mata uang negeri Paman Sam tersebut.

Enggar menjelaskan, ekspor Indonesia ke AS saat ini sekitar 10-11 persen. Dengan China, ekspor Indonesia mencapai 15 persen.

"Transaksi kita sudah langsung dengan mata uang renmimbi. Jadi kalau mata uang semata hanya dikaitkan hanya dengan dolar saja maka itu akan menjadi miss lead," kata dia dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Oleh karena itu, dia mengatakan perlunya kombinasi mata uang atau acuan untuk keperluan ekspor dan impor Indonesia.

"Jadi kita harus combine dalam suatu basket mengenai berbagai jenis mata uang dalam ekspor dan impor kita," kata dia.

Lebih lanjut, Enggar mengatakan kombinasi mata uang tersebut diperlukan supaya tidak ada perbedaaan perhitungan Freight on Board atau Free on Board (FOB) yakni kewajiban eksportir untuk membayar biaya pengiriman barang sampai pada pelabuhan dan Cost and Freight (CNF) atau biaya perjalanan barang di atas kapal sampai di pelabuhan.


"Satu lagi adalah catatan perbedaan perhitungan CNF dan FOB dalam impor dan ekspornya. Supaya apple to apple dalam menghitung," tandas dia.

Sumber - liputan6.com

rhd - rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA